Logo Resmi WIATA
Sejarah
Wira Wisata Khatulistiwa (WIATA) lahir dari semangat untuk menjawab tantangan dan peluang dalam pengembangan pariwisata berbasis konservasi di Kalimantan Barat. Digagas oleh tim Yayasan WeBe Konservasi Ketapang, WIATA awalnya merupakan inisiatif pendampingan desa wisata yang berpadu dengan program pelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat. Seiring berkembangnya kebutuhan akan struktur yang lebih fokus dan strategis dalam mendukung program ekowisata, WIATA resmi dibentuk sebagai divisi khusus di bawah Yayasan WeBe. Nama "WIATA" mencerminkan tekad untuk membentuk pelaku wisata tangguh yang berwawasan lingkungan (wira), serta mengangkat potensi wisata tropis di garis khatulistiwa (Kalimantan Barat).
VISI
"Menjadi penggerak utama pengembangan wisata konservasi berbasis masyarakat di Kalimantan Barat yang berkelanjutan, inklusif, dan menjaga harmoni antara alam, budaya, dan ekonomi lokal."
- Mendampingi masyarakat desa dalam membangun dan mengelola destinasi wisata berbasis konservasi yang menghargai kearifan lokal dan kelestarian alam.
- Mengembangkan kapasitas pelaku wisata lokal melalui pelatihan, fasilitasi kelembagaan, dan akses terhadap jejaring promosi dan pemasaran.
- Mendorong kolaborasi multipihak antara pemerintah, komunitas, akademisi, dan sektor swasta dalam pengembangan ekowisata dan perlindungan kawasan strategis.
- Mempromosikan wisata Kalimantan Barat yang berwawasan lingkungan melalui kampanye kreatif, digitalisasi informasi pariwisata, dan penyelenggaraan event berbasis edukasi.
- Menjadikan desa-desa dampingan sebagai model praktik baik wisata konservasi yang dapat direplikasi di wilayah khatulistiwa lainnya.
Makna Logo
Cerita di Balik Nama dan Logo WIATA
Di tanah tropis yang dilintasi garis khatulistiwa, tempat rimba bersambung dengan samudera, berkarakter multi budaya, dimana desa-desa menyimpan kearifan lama tentang hidup berdampingan dengan alam—lahirlah semangat WIATA: Wira Wisata Khatulistiwa.
WIATA bukan sekadar nama. Ia adalah panggilan bagi mereka yang percaya bahwa pariwisata tak hanya soal keindahan, tapi juga keberlanjutan. Bahwa setiap langkah wisata harus bisa meninggalkan jejak kebaikan bagi lingkungan dan masyarakat yang dikunjunginya.
Makna Logo WIATA
- Logo WIATA menampilkan simbol checkmark dinamis dalam lingkaran biru dan kuning:
- Lingkaran kuning di atas mencerminkan matahari khatulistiwa, energi yang menyinari semangat pengembangan wisata tropis yang cerah, hangat, dan penuh harapan.
- Lingkaran biru di bawah mewakili lautan dan hutan, sumber daya alam yang menjadi jantung konservasi dan daya tarik wisata Kalimantan Barat.
- Garis putih melengkung seperti jalan setapak atau aliran sungai adalah lambang perjalanan dan perubahan positif.
- Tulisan "wiata" dengan huruf serif klasik memperkuat nuansa elegan, kultural, dan berakar—bahwa WIATA dibangun dari nilai-nilai lokal yang kuat.